Tanjabtim transsumatera.id.
Menanggapi permasalah jalan arah blok D kec. Geragai menuju arah kemendahara, kec.Mendahara yang mana sewaktu demo dikecamatan geragai, kemudian masarakat melakukan aksi demo lagi dikantor bupati dan berakhir digedung DPRD Tanjabtim, dan sesuai dengan kesepakatan akan melakukan audiensi diruangan aula DPRD dengan anggota dewan. pada hari ini Jumat 30 Desember 2022.
Dalam Audiensi tersebut dipimpin lansung oleh ketua DPRD Tanjabtim Mahrup dan dihadiri oleh beberapa orang anggota dewan dari dapil III, kadis PUPR, Kadis perhubungan, Kejari, Kapolres, dan rombongan aksi pendemo, berjalan dengan sukses.
Dalam audiensi tersebut, ketua DPRD Tanjab Timur menanggapi keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan yang berada di Kecamatan Geragai hingga di Kecamatan Mendahara mendapat respon positif, dengan catatan jalan tersebut dapat dilakukan perbaikan secepatnya.
Agus Soekarno merupakan ketua aliansi menyampaikan aspirasi masyarakat terutama menyangkut kerusakan jalan yang berada di wilayaha Kecamatan Geragai hingga Kecamatan Mendahara ada 18 titik kerusakan jalan tersebut untuk secepatnya dilakukan perbaikan.
Menanggapi keluhan masarakat, Ketua DPRD Tanjab Timur Mahrup, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, bahwa dalam permasalahan tersebut, terkait kerusakan jalan yang ada di wilayah Kecamatan Geragai hingga Kecamatan Mendahara pada dasarnya masyarakat untuk bersabar, mengingat dana APBD kita mengalami keterbatasan anggaran.
Namun kerusakan jalan dari Blok D Kel. Pandan Jaya menuju arah ke Kel. Mendahara secepatnya akan kita lakukan perbaikan, Pokoknya secepatnya akan kita lakukan perbaikan melalui dinas PUPR dari sumber dana Alkal. Jelas Mahrup.
Ya, ketua DPRD Mahrup mengatakan secepatnya kita lakukan perbaikan melalui dana Alkal, tadi sudah disetujui oleh dinas PUPR saat mengadakan audiensi dengan peserta demo kemaren. Ujarnya.
“Untuk anggaran kita hanya sebesar Rp 600 milyar dalam pembangunannya dibagi kemasing – masing dinas intanstansi terkait, kemudian untuk pembangunan di Dinas PUPR hanya terleasasi anggaran sebesar Rp 110 milyar dibagi 11 kecamatan,” terangnya.
Apa yang menjadi keluhan masyarakat tetap kita tanggapi, tentunya berkordinasi di Dinas PUPR untuk dapat perbaikan jalan yang dianggap rawan, tentunya dapat dilakukan perbaikan secara spot – spot, dengan catatan akses jalan tersebut dapat dilalui oleh pengguna jalan dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Harapnya.
Tadi dalam kesepakatan bersama ada salah seorang dari anggota DPRD Tanjabtim dapil III siap menyumbangkan kayu galar demi untuk kepentingan masyarakat, dalam hal ini dinas PUPR akan mengambil langkah secepatnya, untuk perbaikan jalan tersebut,” bebernya.(003).
![]()
