Tanjabtim trans-sumatera.id.
Sudah beberapa tahun ini beberapa orang guru sudah banyak memasuki masa pensiun dan atau berakhir masa jabatannya, ataupun juga yang meninggal dunia, berdasarkan keterangan kasubag umum dan kepegawaian dinas pendidikan Tanjabtim, Muhammad Jamil. SE, menurut Jamil, yang sudah masuk berkasnya sebanyak 136 orang. Dari jumlah tersebut sudah banyak yang diproses, untuk direkomendasikan ke BKPSDM.

Guna untuk mengantisipasi kekurangan tenaga pengajar/guru dikabupaten Tanjabtim, baik ditingkat SD maupun ditingkat SMP, pemerintah daerah dalam hal ini pemkab Tanjabtim sudah menyiapkan sebanyak 150 orang guru tenaga pengajar dari P3K.

Angga Harisumartha, S.STP.,MH, kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) provinsi Jambi, saat dikonfirmasi oleh awak Media, melalui Kabid perencanaan mutasi dan promosi, Nosa Pranubrata menyebutkan, sebanyak 99 orang guru yang pensiun perdesember tahun 2022 yang lalu. Ujar Nosa diruangannya pada 3 Januari 2023.

Jadi perdesember tahun 2022 sudah banyak guru yang pensiun yakni 99 orang dan ini akan terus bertambah, miskipun demikian berdasarkan hasil seleksi pada awal Desember 2022 yang lalu, kita mengajukan sebanyak 150 orang tenaga pengajar, dan hasil pengumumannya diketahui pada bulan Pebruari 2023 mendatang. Ujar Nosa.

Ya ini berdasasrkan rakor kemendikbud dan BKN yang muncul sebanyak 150 orang tenaga pengajar/guru. Dan masih menunggu hasil dari pusat. Karena sampai saat ini kita belum ada untuk penerimaan guru CPNS. Jelasnya.

Jadi kedepan harap Nosa, untuk mengatasi kekurang tenaga pengajar/guru, dikernakan banyak yang pensiun diakhir tahun 2022, pemkab Tanjabtim telah menyiapkan guru dari P3K. Agar ketersedian dan kelansungan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.harapnya.(003).

Loading

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *