Tak Patut Dicontoh Kapus Margo Dadi Toyor Kamera Wartawan

Tubaba (TRANS)-Bertujuan ingin menindak lanjuti pemberitaan yang sebelumnya telah tayang di beberapa media online terkait bayi berusia dua bulan dari pasangan suami isteri (Pasutri) Samin (38) dengan Rohayati (38) warga Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, mengembuskan napas terakhir setelah diduga usai dilakukan imunisasi oleh pihak puskesmas Margo Dadi, pada Senin (16/11) pekan lalu. Beberapa wartawan di jamu oleh kepala puskesmas Sri Marleni dengan gaya tidak patut untuk di contoh.

Mengapa tidak, Jalaludin salah satu wartawan dari media televisi yang tadinya ingin mempertanyakan terkait tewasnya bayi berumur dua bulan tersebut pasca suntik imunisasi, Sri Marleni malahan menoyor kamera dengan beberapa kali menggunakan telunjuk jarinya.

“Iya kan saya tadi konfirmasi soal tewasnya bayi berusia dua bulan tewas pasca disuntik imunisasi, terus ketika saya masih konfirmasi ibu kapusnya sedikit arogan, sewaktu saya rekort Vidio dia marah sambil noyor kamera saya dua kali,” Kata Jalal.

Masih kata Jalal, dirinya menyayangkan sikap tidak terpuji dari pimpinan puskesmas itu, apalagi kejadian itu dipertontonkannya dihadapan bawahannya sendiri.

“Saya sontak kaget dengan sikap arogansi ibu kapus, tidak seharusnya dia bersikap seperti itu, apalagi diakan seorang pimpinan. Saya harap ibu kapus tidak mengulanginya lagi pada wartawan lain, karena wartawan adalah pilar keempat demokrasi,”paparnya.

Kendati demikian di tempat terpisah Budiman salah satu wartawan media online yang juga berada di lokasi kejadian membenarkan hal tersebut terjadi.

“Ya saya berada di lokasi dan menyaksikan hal apa yang telah dilakukan kepala puskesmas Margo Dadi kepada rekan seprofesi saya Jalaludin yang ingin mengkonfirmasi terkait pemberitaan sebelumnya,”ucap Budiman.(Fathul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: