Bandar Lampung, Transsumatera – Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah mengerjakan peningkatan jalan dan revitalisasi trotoar dengan total panjang sekitar 51,48 kilometer di sejumlah wilayah.

Dari 12 ruas yang masuk program penanganan, Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi mendapat tambahan perbaikan sepanjang 1 kilometer melalui APBD Perubahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan penanganan infrastruktur tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas akses jalan sekaligus kenyamanan masyarakat.

“Atas arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, kita lakukan peningkatan jalan rigid dan revitalisasi trotoar. Untuk Jalan Batu Suluh sendiri akan kita tambah lagi perbaikannya sepanjang 1 kilometer dan masuk pada APBD Perubahan Kota Bandar Lampung,” ujar Dedi.

Tambahan tersebut melengkapi pekerjaan Jalan Batu Suluh yang saat ini berlangsung sepanjang 1,31 kilometer dengan lebar 5 meter. Dengan demikian, total panjang penanganan jalan tersebut direncanakan mencapai 2,31 kilometer.

Dari 12 ruas yang ditangani, delapan di antaranya merupakan peningkatan jalan menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement. Sementara empat ruas lainnya masuk program revitalisasi trotoar.

Peningkatan jalan meliputi Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Batu Suluh, Jalan Pulau Pisang, Jalan Ratu Dibalau, Jalan Wala Utama Lanjutan, Jalan Pulau Singkep, Jalan R.A. Basyid, dan Jalan Letkol Endro Suratmin.

Adapun revitalisasi trotoar dilakukan di Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung, Jalan Jenderal Sudirman dan sekitarnya, serta Jalan Pangeran Diponegoro.

Pengerjaan tersebut didukung sejumlah sumber pendanaan, di antaranya PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dedi menjelaskan, penggunaan konstruksi beton rigid diharapkan membuat jalan lebih tahan terhadap beban kendaraan berat dan genangan air. Peningkatan jalan dan trotoar juga ditujukan untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemkot Bandar Lampung berharap penanganan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga, baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar lokasi pembangunan.

Dedi turut meminta masyarakat mendukung proses pengerjaan agar proyek dapat berjalan lancar.

“Mohon dukungan masyarakat selama proses pekerjaan, karena ini untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Loading

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *