Kepsek SDN Pekurun Utara Diduga Kuat Terindikasi “KORUPSI” Pembangunan RKB Anggaran DAK 2020

Lampung Utara–Salah satu sekolah yang mendapatkan DAK di Kabupaten Lampung Utara Pembangunan gedung sekolah tiga ruang kelas baru (RKB) SDN Pekurun Utara, swakelola p2s 1 unit dengan jumlah dana bantuan sebesar Rp. 523.713.000;.

Dalam pekerjaan pembangunan ruang baru tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Selanjutnya pengawas pekerjaan sekolah (p2s)juga tidak ada di lokasi sekolah, Kamis(17/12/2020).

Saat awak media Jurnal Reformasi bertanya kepada tukang berinisial (y) yang ada dilokasi mereka hanya selaku pekerja dan tidak tau apa-apa “jelasnya.

Saat tukang di minta tolong mengukur Besi Cor 10 (banci) dan besi cincin 6 (banci) ia mengatakan,”kami hanya disuruh mengerjakan saja,”Pungkasnya.

Selanjutnya ia di mintai keterangan tentang besi cor, (y) menyampaikan bahwa pihaknya hanya memasang saja.

Sedangkan fakta besi 12 untuk cor untuk cincin besi 10 apa lagi ini daerah pergunungan sangat rawan terjadi gempa.

Untuk itu, pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan RAB, Juklak dan juknis.

Pada hari yang sama berinisial (Y) selaku konsultan pembuat gambar saat di konfirmasi melalui watshap, (y) tidak bisa dihubungi petanyaan dari awak media.

Kepala sekolah SDN Pekurun Utara saat di kunjungi di sekolah tersebut tidak ditemui atau tidak ada di sekolahan sampai berita ini diterbitkan Kepala sekolah SDN Pekurun utara tidak pernah ada ditempat.

Sampai berita ini diterbitkan kepala sekolah susah untuk ditemukan

Diminta kepada pihak instansi yang terkait khususnya dinas pendidikan melalui TPK yang membidangi DAK 2020,Tipikor Lampung utara dan inspektorat dapat menegur keras dugaan-dugaan korupsi di sekolah tersebut. (YH/tim/jurnal reformasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: