Bupati Lamteng Resmikan Ponpes Da’arul Hisoh Kecamatan Sebagai Lingga

Selagai Lingga,Transsumatera.id – Pondok Pesantren Da’arul Hisoh yang berada di Kampung Sidoharjo Kecamatan Selagai Lingga secara resmi dipergunakan.
Peresmian Ponpes tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto,Senin(27/7).

Pimpinan Ponpes Da’arul Hisoh (Ustad Rudi Dwi) dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto yang mana telah bersedia hadir dalam acara peresmian tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa setiap anak yatim piatu dan fakir miskin yang belajar di pondok pesantren tersebut akan di gratiskan atau tidak dipungut biaya.
“Harapan saya agar semua anak yatim dan fakir miskin bisa mengaji,bisa bersekolah dan belajar ilmu pengetahuan serta ilmu agama dan kami gratiskan ,” Ujar Ustad Rudi dalam sambutannya.

Camat Selagai Lingga Drs Wagiyo,,MM. ditempat yang sama mengatakan bahwa dengan hadirnya Bupati Loekman Djoyosoemarto selaku Bupati Lampung Tengah tentu menambah semangat masyarakat Sidoharjo Kecamatan Selagai Lingga.
” Semoga dengan sudah diresmikan nya Pondok Pesantren Da’arul Hisoh ini bisa menjadi syiar agama,”Ujarnya.

Bupati Lampung Tengah ,Loekman Djoyosoemarto saat memberi sambutan mengatakan bahwa
Apabila suatu daerah ingin maju maka kehidupan gotong royongpun harus semakin ditingkatkan. karena ,semangat gotong royong mampu meringkankan suatu pekerjaan sekalipun pekerjaan yang sangat berat akan terasa ringan. Loekman juga berpesan untuk tetap memegang empat komitmen yaitu, satu niat satu ,langkah satu suara, dan satu tujuan untuk kemajuan Lampung Tengah.

“Saya sebagai bupati tidak akan banyak berjanji namun akan memberikan bukti untuk masyarakat, demi kemajuan Lampung Tengah”Ujar Loekman.

Bupati Loekman meminta warga Lampung Tengah untuk dapat bersatu sehingga tidak mudah terpengaruh dan tetap bersatu demi tengah agar tetap maju.

Bupati juga berharap dengan adanya pondok pesantren ini mampu menjadi wadah sarana syiar agama dan saling membantu antar sesama sehingga anak – anak yang kurang beruntung bisa merasakan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: