BENDAHARA GAPOKTAN ARGO MAKMUR DIDUGA PAKAI DANA PUAP UNTUK PRIBADI

TRANSSUMATERA-Bendahara Gapoktan Argo Makmur di Desa Banyu Mas kecamatan Candi Puro Kabupaten Lampung Selatan, diduga pakai dana PUAP untuk kepentingan pibadi.

Menurut Gofur (18/07/2020), selaku Ketua Gapoktan Argo Makmur Desa, selaku ketua Gapoktan yang Baru yang membawahi sebelas kelompok tani, tidak pernah menerima sset Gapoktan Argo Makmur dari ketua yang lama (Maryoto) apalagi terkait Dana PUAP, Rp100 juta (bantuan dari Kementrian pada 2011 yang lalu.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi ke Maryoto selaku ketua Gapoktan Argo Makmur yang lama, mengaku sana itu ada di rekening Gapoktan yang di pegang bendahara atas nama Amin Fadilah.

“Sepengetahuan saya dana itu sebagian dibagikan kepada kelompok tani dan ada yang di pakai Amin Fadilah Rp11 juta, dana itu sudah dikembalikan atau belum saya tidak tahu,” katanya.

Sementara Anggota LSM TOPAN RI Provinsi Lampung mengkonfirmasi bendahara Amin Fadilah, mengakui bahwa dia telah memakai dana PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan))secara pribadi Rp11 juta, tapi sudah dikembalikan oleh kelompok tani. Rinciannya: Maryoto ketua kelompok tani Karya Utomo Rp8 juta, Pardia ketua Kelompok Tani Makmur Rp1 juta, Suhandi Ketua Kelompok Tani Sido Makmur Rp1 juta, dan akan dikembalikan pada Selasa (21 Juli 2020).

Menurut Edi Suryadi Sekjen LSM TOPAN RI Propinsi Lampung, karena pengelolaan Dana PUAP ada juknisnya dan apabila terbukti tidak sesuai dengan juknis dan pedoman umum dalam pengelolaan dana bantuan tersebut maka layak menerima sanksi hukum, Sebab telah menggunakan dana bantuan itu secara pribadi,

“Patut di duga telah menyelewengkan dana itu demi kepentingan pribadi, apakah lagi sudah sangat tidak kunjung di kembalikan,” katanya., (Radar News)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: