Pencairan BLT Desa Waymuli, “Sekcam Rajabasa ” warga Belum Terdata Lapor Pemdes.

LAMPUNG SELATAN (TRANS) – Sebanyak 152 KPM Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD Desa Waymuli Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020 Tahap Pertama di cairkan,Rabu,(24/6/2020)

Diketahui maksud dan tujuan pelaksanaan BLT-DD tersebut merupakan dalam rangka membantu masyarakat miskin terdampak pandemi Covid-19 terhadap sendi-sendi ekonomi dan kesehatan masyarakat yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Penerima Bantuan Tunai Sosial (BST) dan Kartu Pra Kerja.

Dari pantauan penyaluran BLT DD yang dipusatkan di Aula Kantor Desa tersebut turut dihadiri oleh

Kepala Desa Waymuli Rohaidi.S.Pd,i menyampaìkan,Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa berjumlah 152 KPM.

“Tahap pertama ini berjumlah152 KPM akan menerima BLT,masing-masing akan menerima Bantuan sebesar Rp.600.000.untuk keseluruhan anggaran DD yang dioeruntukan BLT sebanyak Rp.91.200.000.”Ujarnya.Rabu,(24/6/2020).

Selain itu selaku Kepala Desa dirinya meminta maaf kepada warga masyarakat Desa Waymuli ,yang tidak terdata sebagai penerima BLT.

“Mudah-mudahan masyarakat yang tidak terdata dapat memahami dan memakluminya,karena jumlah bantuan tersebut berdasarkan jumlah Quota yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten.semoga ada bantuan dari sesen lainnya.”Tambahnya

“Bantuan ini bukan hanya sekedar cuma cuma melainkan untuk menyambung hidup selama pandemi Covid-19,oleh sebab itu gunakanlah uang ini untuk kebutuhan sehari-hari”Ujarnya.

Sementara, Drs.Komaruddin selaku Sekretaris Kecamatan Rajabasa yang mewakili Camat Rajabasa menyampaikan,kepada masyarakat yang tidak terdata agar dapat melapor ke pemerintahan desa.

“Kalau belum di data,jangan sampai ribut apa lagi sampai membuat Steatment yang tidak jelas di Sosmed , silahkan datang kekantor desa untuk mempertanyakan kepada petugas desa, karena tugas aparatur pemerintahan desa yang menangani bantuan ini luar biasa tanggung jawabnya, jadi wajar apabila ada warga yang tidak terdata”.Ujarnya

Komaruddin juga berharap mudah-mudahan bantuan yang disalurkan tersebut dapat bermanfaat serta dapat mempergunakan dengan sebaik-baiknya.Tambahnya

Ditempat yang sama,perwakilan dari PMD Lamsel Saripudin selaku Sekretaris menyampaikan.terkait dengan wabah Virus Covid-19 memang sangat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam perekonomian masyarakat.oleh sebab itu dalam menangani hal tersebut,pemerintah menyalurkan bantuan seperti BLT DD,dan bantuan lainnya.

“Tetapi setiap bantuan yang disalurkan tidak boleh tumpang tindih (Dobel).”Katanya

Dirinya juga berharap kepada masyarakat,jika ada yang tidak terdata dapat melapor ke pemerintahan desa.

“Kalau belum di data,jangan sampai ribut apa lagi sampai membuat Steatment yang tidak jelas di Sosmed , silahkan datang kekantor desa untuk mempertanyakan kepada petugas desa, karena tugas aparatur pemerintahan desa yang menangani bantuan ini luar biasa tanggung jawabnya, jadi wajar apabila ada warga yang tidak terdata”Tukasnya (Sustari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: