Kepala Kejari Ancam Koruptor Covid-19 di Tulangbawang Barat

Tubaba (TRANS)- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 melaksanakan kegiatan pembahasan rapat analisa dan evaluasi di Posko Gugus Tugas Balai Adat Sesat Agung Komplek Islamic Center, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah,

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten 1 Agus Subagiyo, Kejari Tuba Dyah Ambarwati, Wakapolres Tubaba Kompol Tri Hendro Prasetyo, Perwakilan kodim 0412 Mayor Info A. Sunarya serta seluruh SKPD dan jajaran forkopimda tubaba, Senin 22 Juni 2020.

Wakapolres Tubaba Kompol Tri Hendro Prasetyo selaku wakil ketua 1 dalam gugus tugas dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sangatlah prioritas dan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,

“Silahkan masing-masing satgas menyampaikan progresnya dan kegiatannya, tolong semua didata dan dilaporkan ke gugus tugas, dan adapun kendala di masing-masing satgas agar disampaikan agar kita dapat memberikan solusinya dalam rapat gugus tugas ini,” ungkapnya.

Selanjutnya di tempat yang sama Pabung 0412 Lu Mayor A. Sunarya dalam sambutannya mengatakan, tidak banyak yang saya sampaikan, hanya sedikit memperjelas bahwa TNI mendukung sepenuhnya kebijakan yang dilakukan baik pemerintah daerah maupun pusat,

“Kami siap membantu kegiatan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19, Anggota kita siap seperti Bhabinsa dilapangan,” cetusnya

Sementara itu Kepala Kejari Dyah Ambarwati dalam sambutannya mengungkapkan, sebenarnya keberadaannya dengan pihak kepolisian untuk memantau dan mendampingi dalam kegiatan refocusing berjalan sesuai dengan aturan,

“Saya tekankan dalam mengatur dana refocusing agar sesuai dengan aturan, dan saya berharap jangan sampai dana Covid-19 dipakai untuk aneh-aneh walaupun seperak, saya bukan untuk menakut-nakuti,” ujar Ibu Kejari Tersebut dengan tegas.

Kejari Dyah Ambarwati menambahkan, pihaknya diperintahkan dari pusat untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku koruptor Anggaran Covid-19,

“Mari bersama-sama kita membangun Tulangbawang Barat yang aman jangan sampai ada tindak pidana korupsi di wilayah tercinta kita ini, dan semoga apa yang kita lakukan ini menjadi ladang ibadah,” pungkasnya (Fathul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: