LAMPUNG SELATAN (TRANS) – Puluhan Kepala Desa (Kades)Perwakilan se-Lampung Selatan datangi DPRD Lampung Selatan, Sabtu (22/02/2021) pukul 09.00 WIB.
Kedatangan para Kades mempertanyakan terkait realisasi tunjangan Kades tahun 2021 yang hanya Rp.500.000,per Bulan, yang sebelumnya Rp 2.200.000′-
Kepala Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Junaidi saat ditemui media usai pertemuan dengan Komisi 1 DPRD mengatakan bahwa, pihaknya bersama rekan-rekan Kades mempertanyakan tunjangan yang nilainya turun drastis dari tahun sebelumnya.
“Malah sebelum pandemi besaran tunjangan kades 2700.000, saat pandemi turun menjadi Rp.2.200.000 sekarang malah berubah drastis menjadi Rp. 500.000.
” Ya…kami berharap jumlahnya tunjangannya jangan dikurangilah, tetap saja dikembalikan kesemula,” harap Junaidi
Menanggapi kedatangan para Kades, Ketua komisi I Bambang Irawan (F. Gerindra) yang menghadapi para Kades sendirian menyatakan akan membicarakan hal itu kepada eksekutif, karena ini masalah Peraturan Bupati (Perbup).
“Saya tidak berjanji, namun saya akan mencari solusi terbaik dalam hal ini, Kalau urusan perda iya, kami legeslatif yang urus, kalau ini urusan Peraturan Bupati, makanya akan di komunikasikan terlebih dahulu pihak eksekutif terkait,” katanya.
Para Kades menyatakan, bila tuntutan ini tidak di penuhi para kades dan aparat desa akan melakukan mogok kerja.
Hingga berita ini di turunkan Para kades diberi tenggang waktu satu pekan untuk memperoleh informasi kelanjutan tentang realisasi tuntutan tersebut oleh eksekutif.(*)
![]()

