LSM GMBI Lamteng Gelar Orasi Damai Terkait Perizinan Toko Modern

Gunung Sugih,transsumatera.id – LSM GMBI distrik kabupaten Lampung tengah melakukan aksi demokrasi terkait tentang toko modern Alfamart dan Indomart yg ada d kabupaten Lampung tengah, d dalam peraturan daerah kab.lampung tengah no 1 tahun 2013 tentang penataan dan pembinaan pasar agar tidak merugikan dan mematikan pasar tradisional,usaha mikro, menengah dan koperasi yang ada.

peraturan perundangan-undangan d buat agar toko modern dapat d tata dan d tertibkan untuk menghindari monopoli pasar atau perdagangan serta menjaga keseimbangan atas keberadaan pasar tradisional dalam skala kecil dan menengah guna memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dalam aksi demonstrasi tersebut LSM GMBI lamteng tidak menolak atas keberadaan toko modern yang ada akan tetapi LSM GMBI berharap agar pelaku usaha toko modern dalam menjalan
usaha nya harus mengutamakan kearifan lokal,ramah lingkungan serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia termasuk PerBup dan PerDa kabupaten Lampung tengah.

Selain itu,LSM GMBI meminta DPM PT SP dan bupati untuk menjalankan amanah sesuai dengan PerBuk no 15 tahun 2008 dan PerDa Kab.lampung tengah no 1 tahun 2013 serta beberapa poin lainnya yang menjadi tuntutan dalam aksi demonstrasi tersebut.

“Kami kecewa terhadap Bupati Lampung tengah yang tidak merespon surat tembusan dari kami ,serta tidak adanya Bupati hari ini itu sungguh membuat kami merasa tidak di hargai”, Jelas Indra Jaya selaku Ketua Distrik dalam orasi tersebut.tersebut, Rabu (26/8/2020).

Setelah Orasi , berberapa perwakilan yang merupakan para Ketua GMBI dari setiap Kecamatan di persilahkan untuk bermediasi dengan Sekda Kabupaten Lampung tengah .

Dalam Mediasi tersebut Kepala dinas Perijinan terpadu satu pintu mengatakan bahwa Sejak terhitung masa ia menjabat hingga saat ini ,ia belum pernah memberikan surat ijin kepada Indomaret ataupun Alfamart.

Selain itu ia pun mengatakan akan memanggil pihak Indo Maret ataupun Alfamart terkait masalah perijinan.

Orasi yang di mulai sejak pukul 11.30 wib hingga 14.00 wib berlangsung kondusif dan damai. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: