UPT Perpajakan Sosialisasikan PBB di Desa Sukaraja Kecamatan Rajabasa.

LAMPUNG SELATAN (TRANS) – Sosialisasi Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Desa Sukaraja Kecamatan Rajabasa rabu,(15/7/2020)

Acara Sosialisasi PBB tersebut di ikuti oleh warga masyarakat desa setempat ,Tokoh masyarakat,tokoh agama serta tokoh adat desa setempat.

Turut hadir pada sosialisasi tersebut
UPT Dinas perpajakan ,Holman,
Sekcam Rajabasa Drs.Komarudin,Kepala desa Sukaraja Sarbini dan ketua BPD

Kepala Desa Sukaraja Sarbini pada sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada dinas perpajakan yang mau memberikan sosialisasi pajak di desa rajabasa,mudah mudahan dengan adanya sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman kepada warga Sukaraja tentang pentingnya dan gunanya menjadi warga yang taat pajak.

Oleh karena itu apabila ada yang belum di mengerti bisa di tanyakan langsung kepada narasumbernya langsung yang hadir pada acara sosialisai hari ini”ucap kades.

Sementar Sekretaris Kecamatan Rajabasa Drs.Komarudin saat memberikan sambutan,mengatakan bahwa
Sosialisasi ini guna memberi pemahaman dan menjelaskan terkait PBB.

“Kami berharap para warga masyarakat dapat mengikuti secara seksama aga bisa betul betul paham tentang pentingnya bayar Pajak bumi dan bangunan.”ujarnya

Alhamdulillah warga Sukaraja sudah menjadi warga negara taat pajak.
Mudah mudahan di tahun kedepan bisa lebih meningkat , maka pentingnya sosialisasi ini di sampaikan agar masyarakat bisa memahami manfaat pajak ,termasuk warga warga yang memiliki Tambak maupun adanya tower dari pihak perusahaan yang ada di desa.

UPT Dinas Perpajakan Holman yang menjadi narasumber pada sosialisasi PBB tersebut menjelaskan bahwa Pentingnya kita menjadi warga yang taat pajak

Dari pajak ini tentu adanya bagi hasil pajak yang di setorkan oleh desa kepada dinas perpajakan,
Holman juga mengatakan bahwa ada wacana pemda lampung selatan untuk menggratiskan Pajak masyarakat yang sebesar Rp.30.000 sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat dengan adanya dampak covid 19 ini.

Namun kita masih menunggu hasil dari regulasi surat dari kabupaten, cuman sekarang lagi di proses di bagian hukum”tukas holman.(SUSTARI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: