Disinyalir Korupsi, Camat Tumijajar Akan Panggil Kepala Tiyuh Margo Dadi

Tubaba (TRANSSUMATERA.ID) – Untuk menindak lanjuti pemberitaan yang viral di media cetak maupun media online, disinyalir korupsi dana BLT tentang lebih menggutamakan pembanggunan infrastruktur dari pada masyarakat dan terkait warganya yang lumpuh puluhan tahun tidak menerima Bantuan apapun dari pemerintah.

Sementara itu guna mengetahui kebenaran Camat Tumijajar akan panggil kepala Tiyuh Margo Dadi Sardiman serta akan mengkroscek kelapangan,

” Besok hari senin kita rencanakan akan panggil Kepala Tiyuh Margo Dadi terkait pemberitaan yang viral di media, kita akan turun langsung kelapangan untuk mengkroscek kebenaran,”Ujar Camat Tumijajar Rasid saat di konfirmasi Minggu 12 Juli 2020.

Mengingat berita beberapa waktu yang lalu Tiyuh Margo Dadi yang lebih Utamakan Pembanggunan Infrastruktur, Hingga Masyarakat Menjerit Kepalo Tiyuh “Buta”,

Ditengah masyarakat menjerit karena terdampak Covid 19, Tiyuh Margo Dadi Kecamatan Tumijajar masih saja mengutamakan pembanggunan Infrastruktur, padahal sudah jelas Dana Desa(DD) tersebut harus mengutamakan masyarakat daripada pembanggunan,

” Kami ini orang susah pak karena terdampak covid 19, tapi tidak pernah tersentuh bantuan baik dari tiyuh maupun dari pemerintah,seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT),Bantuan Sosial Tunai (BST) Program Keluarga Harapan (PKH) atau Mantra, yang kami terima Bantuan Sosial hanya beras 10 Kg,”Ujar Warga RK II ,RT 05 Hermawati Rabu 08 Juli 2020.

Hal senada dikatakan juga,warga RK II RT IV ,Waliyem mengaku Kalau dirinya juga tidak pernah menerima bantuan apapun dari Tiyuh dan pemerintah,yang banyak menerima bantuan itu justru Keluarga kepalo serta aparaturnya termasuk masyarakat yang ada kedekatan dengan mereka,

” Ya pak saya tidak pernah menerima bantuan apapun, kecuali bantuan beras 10 Kg, entah apa alasannya, saya ini orang susah rumah saja menumpang rumah sama anak, itupun di bagian belakang, bagi saya pemerintah tiyuh maupun pemerintah daerah tidak adil, seperti pak kepalo itu Buta dan Tuli,”terangnya

Begitu juga dengan mertua saya Mupangati warga RK II RT 05 Sedang sakit lumpuh sudah bertahun tahun, jangankan BST, PKH, Mantra, BLT yang dari DD juga tidak menerima,

” Benar pak mertua saya ini lumpuh sudah bertahun tahun namun BLT maupun bantuan lain tidak pernah menerima,akunya

Ditempat terpisah warga RK I Puji mengatakan Jika mertuanya yang juga lumpuh tidak mendapatkan bantuan Baik berupa BLT ataupun bantuan lainnya,

” Kalau saya tidak apa apa mas tidak dapat bantuan,tapikan mertua saya ini lumpuh juga tidak dapat bantuan sama sekali, sepertinya yang menerima itu di pilih pilih saja sama aparatur tiyuh” ungkapnya kecewa.

Sampai berita ketiga ini diturun Sardiman selaku kepala Tiyuh margodadi belum berhasil di temui.(Fathul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: