Petani Pringsewu Tajir dari Budidaya Pepaya California, Ini Tipsnya

Pringsewu,-Mahfuz Amin, petani asal Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung tak putus meraup pundi-pundi rupiah saat memanen buah pepaya California untuk dikirim ke wilayah Lampung bahkan sampai Jakarta dan sekitarnya.

Menurut pemilik lahan yang sudah lama berkecimpung di usaha perkebunan pepaya california, memberikan tips bagi pemula untuk memulai budidaya buah yang sering dijumpai baik di pasar tradisional, supermarket maupun di pinggir jalan sekalipun.

“Bagi pemula yang berniat untuk membudi daya pepaya California jangan berkecil hati. Sebab, jika belum memiliki lahan pribadi, bisa mengandalkan lahan sewaan, agar langkah awal usaha budidaya bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu lahan yang akan ditanam dibajak terlebih dahulu dan digali untuk pelobangan, dan disiapkan bibitnya untuk psoses tanam. Bibit yang dimaksud adalah setelah proses penyemaian didalam polybag.

Dengan latar belakang struktur tanah yang datar, juga kemiringan tanah. Hal tersebut bertujuan agar pohon pepaya dapat teraliri air saat hujan turun, dan tidak tertampung sehingga bisa berakibat buruk bagi pohon pepaya itu sendiri.

Untuk memulai usaha budidaya pepaya california, belilah bibit bibit berkualitas dalam set atau bungkus. Lalu di jambang dan diberikan pupuk, agar buah serta daun yang sudah ditanam menghasilkan buah yang baik dan berkualitas.

“Langkah awal carilah bibit terbaik sebelum melakukan penanaman,” beber penyuluh agama Islam di Kecamatan Natar lampung Selatan, saat diwawancarai di kebun Pepaya miliknya, beberapa hari lalu.

Untuk kisaran modal, jika memulai usaha budidaya Pepaya California dengan luas tanah satu hektar. Menurutnya, berkisar hampir 15 juta, sekitar 1800 batang pohon pepaya california, sudah cukup untuk memulai usaha pepaya california.

“Pada usai 7 bulan, dalam perminggu bisa dipanen satu sampai dua kali,” ujarnya.

Batas waktu normal usai pohon pepaya califirornia sampai tiga tahun, untuk usia 4 sampai 6 tahun dimaksimalkan dilakukan pemupukan kembali. Langkah awal untuk pemupukan sebelum menanam diolah tanah dicampurkan dengan kotoran kambing.

“Satu lobang kisaran satu ember. Setelah itu beres dari tahap kotoran kambing menjadi tanah. Pada menginjak usia 10 bulan, dilakukan kembali pengolahan tanah, setelah itu pemupukan dengan kotoran kambing, dilanjut bulan depannya diberikan pupuk NPK,” ujarnya.

Kemudian penyemprotan batang, harus disiapkan agar maksimal kekuatannya. Setelah penyemprotan batang dilanjut dengan penyemprotan buah.

Untuk keuntungan menanam pohon pepaya California bisa dirasakan secara bertahap. Sebab target pasar yang akan membeli juga harus jelas sasarannya. Kemana lemparannya jika buah sudah siap panen.

“Petani pepaya California juga tak lepas dari hambatan dan tantangan memulai usaha ini. Tidak langsung menerima begitu saja hasil pada saat memanem di usia 7 bulan, harus butuh kesabaran dan kejelian jika akan memulainya,” pungkasnya.

Dirinya juga memberi peluang bagi pengepul maupun skala eceran apabila akan membeli hasil panennya langsung dari petani.

“Apabila ada yang minat untuk membeli Pepaya California mulai dari skala kecil maupun besar, bisa hubungi saya ke nomor 0813-7960-3891,” tutupnya. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: