Penerimaan Siswa Baru di Bandar Lampung Ruwet

TRANSSUMATERA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di kota Bandarlampung menuai kritikan dan keluhan para orang tua.
Untuk itu, setiap sekolah diminta buka posko pelayanan dan pengaduan.

Sejumlah orang tua murid merasa kesulitan mengakses laman PPDB online, mulai dari wali murid yang tidak memahaminya hingga kemamouan handphone yang kurang memadai.

“Ruwet kalau pakai online. Saya juga kurang paham masalah internet. Kadang terkendala di signal, ” keluh Nilu Gede Suwartini,
Senin (6/7/2020) .

Selain orang tua, ternyata beberapa kendala juga harus dihadapi oleh pihak sekolah.

Kepala SMPN 16 Estiko Subagio manggaku memang ada kesulitan dalam jalur pendaftaran online tapi pihaknya berusaha membuka posko pengaduan.

“Sejauh ini masalahnya di wali murid yang tak bisa melakukan online. Oleh karena itu kita buka posko pengaduan melalui jalur offline. Di sini nanti kita berikan pengarahan dan sampai sekarang berjalan lancar, ” jelasnya.

Untuk jalur Afirmasi (Tak mampu), pihak sekolah sudah melakukan penerimaan siswa dan ada beberapa pendaftar yang tidak diterima karena hasil survei tidak sesuai.

“Kuota kita tahun ini berjumlah 300. Untuk pendaftar jalur Afirmasi sebanyak 293 orang. Sementara yang kita terima berjumlah 234 yang berasal dari jalur afirmasi sebanyak 229. Yaitu, tiga prestasi dan dua saru Guru Tenaga Kependidikan (GTK). Sisanya 66 akan kita cukup melalui jalur zonasi reguler, ” terangnya.

Menyikapi protes orang tua murid terkait penerimaan peserta didik secara online, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bandarlampung Sukarma Wijaya meminta pihak sekolah untuk gencar melakukan sosialisasi dan membuka posko pengaduan.

“Online itu berlaku bagi mereka yang memiliki android. Bagi mereka yang tidak, boleh jalur offline. Dan, sudah saya perintahkan pada tiap sekolah untuk membuka posko,” kata dia.

Dari 45 SMPN yang ada, diproyeksi bisa menampung sekitar 70 persen peserta melalui jalur afirmasi atau biling sesuai kuota masing-masing.

“Selebihnya untuk reguler, dibuka hari ini. Dan, peserta asal pindahan karena mengikuti orang tua. Bagi mereka yang komplain akan diverifikasi ulang,” kata Sukarma Wijaya. (din/rf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: