Bupati Lampung Tengah Resmikan Gedung Khusus Pasien Covid-19

Gunung Sugih, Transsumatera.id – Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto meresmikan bangunan khusus untuk menangani pasien yang terjangkit virus corona atau Covid-19, Senin(4/5/2020).

Bangunan yang diberi nama ruang isolasi ini merupakan bagian dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya yang sudah ditunjuk pemerintah Propinsi Lampung sebagai rumah sakit rujukan dalam penanganan Covid-19.

Peresmian bangunan ini langsung dilakukan oleh Bupati Lampung Tengah, ditandai pemotongan pita secara simbolis yang didampingi oleh ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono dan Para staf ahli dan asisten, kepala Dinas kesehatan beserta Direktur rumah sakit.

Usai peresmian, Bupati dan rombongan langsung memeriksa kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Satu persatu ruang diperiksa oleh Bupati seperti, ruang rawat pasien, ruang ganti APD ,ruang perawat dan beberapa ruang lainnya.
Bupati menjelaskan bahwa bangunan tersebut terdapat sekitar 7 kamar yang bisa menampung sekitar 15 pasien, dan beberapa ruang lainnya yang fasilitasnya telah memenuhi standar protokol kesehatan penanganan pasien yang terkena corona virus atau covid 19.

Loekman berharap keberadaan ruang isolasi tersebut akan menambah kemampuan Pemda lampung tengah dalam menampung pasien Covid-19.

” Peresmian ini merupakan upaya Pemda Lampung Tengah dalam memaksimalkan antisipasi penyebaran virus corona di Lampung ” Ujar Loekman.
Sebab menurutnya ,terlebih menjelang hari raya nanti meski telah ada larangan untuk sementara tidak mudik, pasti ada masyarakat yang membandel untuk pulang mudik.Namun , secara tegas Bupati telah memerintahkan kepada gugus tugas yang ada di kecamatan hingga di tingkat kampung agar selalu siaga dan memantau warga yang baru datang dari luar wilayah Lampung tengah untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan di lakukan karantani selama 14 hari yang telah disediakan oleh masing masing kecamatan.

Loekman berharap agar nantinya ruang isolasi tersebut tidak ada penghuninya dalam arti berharap agar seluruh masyarakatnya dapat selalu sehat, dan kedepannya ruang isolasi ini dapat di peruntukan bagi penderita paru dan pasien yang memerlukan perawatan khusus.

Ditempat yang sama ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono yang didampingi Yunisa Putra dari komisi 1dapil V, menilai langkah yang di lakukan oleh Pemkab Lampung tengah dalam menangani antisipasi penyebaran Corona virus.
” Ini langkah tepat yang dilakukan oleh Pemkab Lampung tengah dalam menggunakan anggaran untuk penanganan virus corona tanpa persetujuan DPRD seperti yang di berikan kewenangan oleh Mentri dalam negeri dan Mentri keuangan. namun, Pemkab Lampung tengah harus memberikan laporan kepada DPRD lalu kemudian DPRD melakukan pengawasan,”Tutupnya . (J/s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: