TRANSSUMATERA – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kondisi infrastruktur jalan nasional di gerbang awal Pulau Sumatera memprihatinkan. Jalur Trans Sumatera yang membentang dari Pelabuhan Bakauheni hingga Perbatasan Bandar Lampung minim penerangan akibat banyaknya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang mati total.

Sebagai wilayah yang dijuluki sebagai “Beranda Pulau Sumatera”, kondisi gelap gulita di sepanjang jalur utama ini dinilai tidak hanya memalukan secara estetika gerbang masuk pulau, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa dan keamanan pengguna jalan.

Ancaman Kriminalitas dan Kecelakaan
Masyarakat Lampung Selatan mengeluhkan lambannya respons instansi terkait dalam melakukan pemeliharaan rutin. Kondisi jalan yang gelap dinilai menjadi faktor utama meningkatnya risiko:
Tindak Kriminal: Area yang gelap menjadi lokasi strategis bagi oknum pelaku kejahatan (begal/pencurian) untuk melancarkan aksinya.
Minimnya visibilitas di jalur cepat Trans Sumatera sangat membahayakan pengemudi, terutama saat menghadapi tikungan tajam dan persimpangan.
Jelang Lebaran 1447 H dengan arus mudik tahun 2026 yang sudah di depan mata, masyarakat mempertanyakan keseriusan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan terkait. Hingga saat ini, belum terlihat langkah nyata perbaikan di titik-titik krusial.

“Kami merasa dianaktirikan. Padahal ini jalan nasional, wajah pertama Sumatera yang dilihat orang saat keluar dari kapal. Kalau gelap begini, keamanan pemudik nanti bagaimana?” ujar salah satu warga lamsel yang minta namanya tidak disebut Senin,(09/3/2026)

Kepada bapak Presiden dan Gubernur lampung serta Bupati lampung selatan melalui rilis ini, menyampaikan permohonan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, agar menginstruksikan Kementerian Perhubungan dan PUPR melakukan percepatan perbaikan infrastruktur jalan nasional di Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung, untuk bersinergi dengan pemerintah pusat agar pemenuhan hak masyarakat atas penerangan jalan segera terpenuhi.

Masyarakat berharap sebelum Arus Mudik 2026 dimulai, jalur Bakauheni hingga Perbatasan Bandar Lampung sudah terang benderang demi menjamin kenyamanan dan keselamatan para pahlawan devisa serta pemudik yang akan melintas.(BT)

Loading

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *