Janda di Pasar Kemis Ini, Ternyata…

TRANSDUMATERA.ID-Hubungan kedua sejoli ini, sudah terjalin ketika Djn inisial suami secara Syah dari BR masih hidup sudah ada hubungan fair antara BR dan RJ. Bahkan berlanjut hubungan tambah kental ketika suami Syah BR wafat hingga dinikahi secara siri oleh RJ yang masih memiliki istri secara sah berinisial DJ, baik hukum pemerintah maupun agama.

Sementara menurut keterangan DJ, istri tertua dari RJ bahwa suaminya melakukan pernikahan ini tidak menjadi persoalan baginya kalau wanita yang di nikahinya jauh dari pandangan mata saya dan anak anak, yang menjadi momok dirinya bagaimana, anak anak takut menjadi minder dalam pergaulan dengan kawan kawannya bahkan takut mendapatkan olok-olok dari kawan kawannya.

Lanjut istri tertua RJ, bahwa suaminya sudah ketiga kali menikah,dimana pernikahan dengan ustadzah berinisial BR yang ketiga ini. Hubungan secara fair pun sudah semenjak suami BR masih hidup karena suami BR seorang ustadz DJN yang cukup dihormati dilingkungan tempatnya berdomisili yang sangat unik lagi pernah suaminya bicara kepadanya bahwa dia akan menikah lagi tetapi saya tidak menyetujui kalau mau dimadu lagi, bahkan pernah saya bertanya dengan ustadzah BR, apa bener Bu ustadzah mau menikah dengan suami saya, jawabnya tidak mungkin bu, Saya terpikir kearah situ karena suami saya baru saya berpulang (meninggal.red) dan secara jelas masa saya mau menikah dengan pria yang masih memiliki istri Syah,” ucap BR yang ditirukan DJ, istri tertua dari RJ.

Awalnya saya sangat mengagumkan ustadzah BR karena setiap kegiatan pengajian para kaum ibu ibu masjid dikomplekperumahan selalu di isi dengannya tentang penyiraman qolbu, selain selaku ustadzah dia juga seorang guru SMAN dibilangan kabupaten tangerang dimana statusnya selaku ASN diluar kegiatan mengajar,BR juga selaku pengurus ormas Islam ternama dikecamatan bilangan kabupaten Tangerang.

Lanjut DJ, siapa pun tidak ada yang melarang baik pria maupun wanita yang akan menikah karena pernikahan adalah ibadah dan sesuai Sunnah Rasulullah, tetapi sangat disayangkan,seorang kaum hawa yang menyandang status janda merebut lelaki yang masih memiliki istri sah, baik secara agama maupun pemerintah dan yang tidak eloknya masih dalam lingkungan satu rukun warga.

“Mbok iya diluar sana, bagi saya tidak masalah tetapi ini membuat diri saya dan anak anak tercoreng,” terangnya melalui pesan singkatnya melalui sambungan seluler, Kamis (5/10), sekira pukul 14.15 Wib.

Bahkan menurut ibu separo baya ini, ucapan yang disampaikan seorang ustadzah ini tidak mencerminkan apa yang disampaikan terhadap para kaum hawa ditempat nya mengisi ceramah usai pengajian bahkan dia selalu memberikan nasehat kepada kami ibu-ibu komplek perumahan untuk menjadi wanita yang memiliki moral dan ahlak karena sesuai dengan ajaran agama dan jangan sekali kita berbuat jinah karena jinah adalah perbuatan dosa sangat besar dan bagi saudari sekalian yang tidak memiliki suami lagi kalaupun mau menikah cari pria yang sudah tidak punya istri lagi, lebih baik pria yang ditinggal meninggal oleh istrinya, ujar BR yang ditirukan oleh DJ.

Tetapi kenyataannya,kok berbalik, justru ustadzah berinisial BR merebut suami orang lain yang masih memiliki istri secara sah dan anak – anak yang hasil pernikahan dengan pria berinisial RJ dan pernikahan suami saya dengan ustadzah ini,saya mulai mengetahui bahwa Adek ipar saya mengatakan melalu handphone (HP) bahwa Mas RJ membawa temen wanita ke kampung halaman, terang Adek ipar menirukan ucapan RJ bahwa itu hanya sebatas temen.

Tetapi usut punya usut ternyata dia janda yang ditinggal meninggal oleh suaminya dan sekarang sudah dinikahi oleh Kaka kandungnya ,ujar DJ menirukan ucapan yang keluar dari bibir Adek iparnya.

Selaku wanita sesama,sangat menyayangi perbuatan suaminya,kok segitu teganya mengkhianati dirinya, padahal kurang apa lagi perhatian saya ucap DJ terhadap suaminya RJ secara keseharian, padahal waktu kejadiaan sebelumnya,dia selalu mengingatkan terhadap suaminya ini menjadi suatu pengalaman buruk katanya dan jangan sampai terulang lagi.kejadian ini,”imbuhnya.(SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: