KOPERASI JASA NELAYAN RIZKI EZA MANDIRI, MENOLAK KERAS REVISI PERDA NO. 1 TAHUN 2018

TRANSSUMATERA.ID-Membaca dan mendapatkan Informasi dari ketua HNSI PROPINSI LAMPUNG , maka
Ketua koperasi jasa nelayan RIZKI EZA MANDIRI, GURMEWA menolak keras rencana REVISI PERDA . NOMOR . 1 TAHUN 2018 tentang PZWP3K.

Karena menurut GURMEWA, PERDA ini baru disahkan tahun 2018, jadi belum maksimal diaplikasikan kepada masyarakat, terutama masyarakat nelayan.

Seandainya pun akan direvisi itu BAB, PASAL dan AYAT berapa….dan didiskusikan lagi kepada masyarakat yg bersinggungan dan berkepanjangan dengan perda tersebut, terutama para nelayan.

Jika terjadi direvisi, hasilnya siapa yg lebih diuntungkan….

Nelayan sekarang sudah susah dan sulit kehidupannya….
Contohnya, untuk membeli solar aja banyak persyaratan yang harus dipenuhi.
Apalagi jika nantinya pulau pulau kecil sudah jadi tempat wisata, adanya tambang pasir, belum lagi reklamasi….dan batasan jarak melaut atau zonasi yg sudah ada.
Lantas apa yang didapatkan dan dikerjakan oleh nelayan, dengan kapal kurang dari 30 GT.

Kami berharap, para Anggota DPRD PROVINSI LAMPUNG untuk MENINJAU ULANG, niat untuk merevisi perda tersebut.

Cobalah kita berkata jujur dengan hati ….
Kapan terakhir kita makan Ikan TERI SEGAR…. pasti jawabannya sudah lama kita tidak mengkonsumsi nya, karena sekarang sudah susah untuk mendapatkan nya, salah satunya mngkin karena adanya REKLAMASI… karena ikan teri tersebut hidupnya diperairan dangkal pungkas ketua koprasi jasa nelayan sepropinsi Lampung tersebut (sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: